555 Views

SorotUpdate.com, Sungaipenuh – Pekerjaan Proyek Stadion Mini oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Sungaipenuh, yang akhir- akhir ini ramai diperbincangkan baik di kalangan masyarakat maupun para aktivis yang dinilai gagal dan tak layak pakai, hingga kini masih menuai polemik dan sorotan publik.

Pasalnya, Perkerjaan proyek yang dikerjakan oleh CV. Damai Jaya dengan nilai kontrak Rp. 787.670.001,38 di Kecamatan Kumun Debai dan satunya lagi dikerjakan oleh CV. Gusti Sapta dengan nilai kontrak Rp. 799.901.363,97 di Kecamatan Pondok Tinggi pada APBD Kota Sungaipenuh tahun 2021 lalu, yang kuat Dugaan pelaksananya satu orang yang sama tapi dengan CV yang berbeda ini, masih menyisakan tanda tanya besar di tengah-tengah masyarakat Kota Sungai Penuh.

Bagaimana tidak, seperti pemberitaan media ini pada sebelumnya, yang mengindikasikan adanya unsur permainan dan kerjasama antara pihak pengawas, pelaksana, dan instansi terkait dalam upaya memuluskan pekerjaan yang Diduga bermasalah ini, masih tercium kental aromanya dikalangan masyarakat Kota Sungai Penuh, Irama yang dimainkan seakan tampak tidak terjadi apa-apa, padahal disegi kondisi fisik di lapangan belum berapa lama setelah selesai dikerjakan Stadion Mini Kota Sungai Penuh ini sudah terlihat makin parah dan memprihatinkan.

Dalam menyikapi dilema dan persoalan ini masyarakat Kota Sungai Penuh tentunya sangat berharap sekali kepada aparat penegak hukum, DPRD Kota Sungai Penuh selaku wakil rakyat, dan terkhususnya BPK RI untuk mengaudit kembali Dugaan Korupsi pada pembangunan Stadion Mini Kota Sungai Penuh, karena dalam pembangunan Stadion mini ini kuat Dugaan korupsi ratusan juta uang negara terjadi didalamnya.

Baca Berita Lainnya  Ranperda Retrebusi Dan Pajak Disetujui DPRD Sungai Penuh

Hal tersebut disampaikan lansung oleh H. Imron selaku Tokoh masyarakat Kota Sungai Penuh, saat di wawancarai media ini Sabtu (18/6/2022) beliau menyampaikan,

“Ya,, kami sangat berharap sekali kepada semua pihak yang kami percayai selaku perwakilan kami di DPRD Kota Sungai Penuh untuk turun ke lapangan, cek kembali kondisi fisik terkini dari Stadion mini yang telah menghabiskan ratusan juta uang negara, tapi malah seperti ini bentuknya,” Ungkapnya.

“Dan terkhusus untuk BPK RI perwakilan provinsi jambi mohon untuk datang ke Kota Sungai Penuh ini, lihat apa yang terjadi disini, kami mengindikasikan banyak sekali kecurangan dan kegagalan dalam pengunaan uang negara saat pembangunan Stadion mini ini, mohon proses dan audit kembali terkait ratusan juta pembangunan Stadion mini di dua lokasi berbeda dalam Kota Sungai penuh ini, jika nanti terbukti bermasalah segera tindak oknum- oknum yang terlibat disini sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” Pungkasnya dengan nada geram. (Rky)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resize text