273 Views

SorotUpdate.com, Sungaipenuh – Pelaksanaan pembangunan Stadion Mini Kota Sungaipenuh yang berlokasi di dua Kecamatan, yaitu Kumun Debai dan Pondok Tinggi saat ini masih dalam tahap pengerjaan hingga kini seolah masih menjadi sorotan ditengah Masyarakat.

Pasalnya, Proyek stadion mini yang dikerjakan oleh CV. Damai Jaya dengan nilai Kontrak Rp. 787.670.001,38,- ini yang sempat viral pemberitaannya beberapa waktu yang lalu seakan tak menemui solusi.

Berdasarkan pantauan Media sorotupdate.com dilapangan beberapa hari yang lalu adanya dugaan ketidaksesuaian pekerjaan pada item yang tertera antara gambar rencana kerja dengan pelaksaannya dilapangan, seperti halnya ukuran lebar Drainase yang diduga kurang, Pembesian yang sangat diragukan baik pada Slof Beton Bertulang maupun kolom beton bertulang, juga kualitas Bata yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi tekhnis dan RAB yang ada.

Selain itu, juga ditemukan adanya sedikit kejanggalan pada proyek Stadion mini ini, karena seperti diketahui pada sebelumnya yakni tiga tahun yang lalu atau tepatnya ditahun 2018 lalu, juga pernah dilaksanakan pekerjaan Stadion mini dilokasi yang sama, tentunya merupakan pelaksanaan pekerjaan Stadion mini tahap 1 dan seharusnya sekarang ini merupakan kelanjutannya. untuk pekerjaan tahap 2 atau lanjutan, tapi anehnya di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Sungai Penuh pada pengumuman pelelangan dan pemenang paket pekerjaan tersebut diduga seakan dengan sengaja tidak dicantumkan adanya pekerjaan Stadion Mini tahap 2 yang hanya dibuat Pengadaan Bangunan/Peningkatan Bangunan Stadion Mini saja dan terkesan belum pernah dikerjakan pada masa sebelumnya, tentunya ini banyak menimbulkan kecurigaan dan tanda tanya besar ada apa dengan Stadion Mini ini???

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, awak Media mencoba mengkonfirmasi ke Hamdi selaku PPK maupun PPTK yang sekarang ini beberapa hari yang lalu, tapi saat ditanyakan permasalahan ini Hamdi mengaku tidak mengetahui tentang pekerjaan pada sebelumnya.

Baca Berita Lainnya  120 Aset Pemkab Kerinci Diserahkan ke Sungaipenuh, 11 Masih Pinjam Pakai

“Ya, dak do tahap pertamo dan tahap keduo dak” Pungkas Hamdi saat dikonfirmasi (24/10/2021) melalui telpon selulernya.

Bertitik tolak pada hal tersebut, membuat Yoseprizal Ketua Umum LSM Fakta angkat bicara, kepada awak media sorotupdate.com menyampaikan,

“Kalau PPK/PPTK yang sekarang ini mengaku tidak mengetahui adanya pekerjaan Stadion Mini pada sebelumnya, maka saya sebaliknya, saya sangat mengetahui dan paham betul dengan pekerjaan Stadion mini di era sebelum ini, dan saya siap bongkar ulang data lama, semuanya lengkap dan masih tersimpan dengan baik,” Ungkapnya.

“Sebenarnya saya juga heran, seharusnya tahap ini merupakan lanjutan pekerjaan pada tahap sebelumnya di pekerjaan Stadion mini ini, tapi tampaknya di pengumuman pelelangan LPSE tidak dicantumkan hal tersebut, ini tentu mengundang pertanyaan besar, ada kaitan permasalahan apa pada pekerjaan Stadion Mini yang sekarang dengan yang sebelum ini??

“Dan juga untuk pelaksana maupun tim tekhnis Stadion Mini yang sekarang ini, Hati-hati dengan pekerjaan anda, jika terbukti bermasalah nantinya, yakin lah kami tidak akan tinggal diam dalam mengusut tuntas permasalahan tersebut, dan tidak menutup kemungkinan juga bisa akan menyeret dugaan permasalahan pada era sebelumnya,” tutupnya dengan nada geram. (Rky)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resize text