113 Views

SorotUpdate.com, Sungaipenuh – kondisi proyek igirasi pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungaipenuh yang baru saja selesai dikerjakan oleh CV Bintang Kerinci dengan nilai kontrak Rp. 152,694,564,13 terkesan tak seperti irigasi pada umumnya.

Pantauan sorotupdate.com di lokasi (18/7/2021) Proyek irigasi Dinas pertanian yang berlokasi di desa koto dumo kecamatan tanah kampung diduga tak dilakukan finishing dengan sempurna. Anehnya terlihat sudah ada yang retak, padahal baru saja selesai dikerjakan di awal tahun 2021. Bahkan pada pemerintahan sebelumnya.

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari aktivis LSM fakta Yosep Rizal (4/10/2021), kepada sorotupdate.com ia mengatakan sangat menyayangkan kegiatan proyek fisik Dinas pertanian kota Sungaipenuh yang diduga dikerjakan asal jadi. Dan semestinya pada saat pekerjaan berlangsung PPK, PPTK maupun pengawas dari instansi terkait harus berada di lokasi agar terciptanya mutu sebuah konstruksi.

Baca Berita Lainnya  Wako Ahmadi Dampingi Tim Safari Ramadhan Pemprov Jambi

“Kita sangat menyayangkan kondisi proyek igirasi Dinas pertanian kota Sungaipenuh yang berlokasi di desa koto dumo kecamatan tanah kampung yang terlihat asal selesai saja, alias asal jadi dan proyek ini dinilai mubazir” ungkap Yosep.

Ditambahkan Yosep, seperti pada penggalian pondasi proyek irigasi tersebut juga diragukan kualitasnya, hal ini terlihat dari pasangan yang tidak tegak lurus dan baloknya kecil sekali.

“galian pondasi pada proyek tersebut juga diduga tidak sesuai spesifikasi teknis atau kurang dalam, sehingga dinding pasangan terlihat miring tidak tegak lurus. Apalagi baloknya bagian atas kecil sekali” tambahnya.

PJS Kadis, PPK dan PPTK Dinas Tanaman Pangan, holtikultura dan Perkebunan Kota Sungaipenuh saat dikonfirmasi secara tertulis dengan nomor surat 011/srt/konf/sorotupdate.com/X/2021 (1/10/2021), namun hingga berita ini dipublis belum ada jawaban instansi terkait. (zl)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.