415 Views

SorotUpdate.com, Sungaipenuh – Pembangunan stadion Mini di dua Lokasi berbeda oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sungai Penuh yang sempat heboh pemberitaan tentang dugaan gagalnya pekerjaan konstruksi tersebut sejak beberapa bulan lalu, hingga kini seakan belum menemui solusi.

Bagaimana tidak, Pekerjaan Stadion Mini Kota Sungai Penuh yang dikerjakan di dua lokasi berbeda yang pengerjaannya dikerjakan oleh CV. Damai Jaya dengan nilai kontrak Rp. 787.670,38 di Kecamatan Kumun Debai dan satunya lagi dikerjakan oleh CV. Gusti Sapta dengan nilai kontrak Rp. 799.901.363,97 di Kecamatan Pondok Tinggi pada APBD Tahun 2021 lalu, hingga saat ini terlihat dilapangan kondisinya kian memburuk dan memprihatinkan.

Diduga lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas dan instansi terkait ditambah lagi minimnya pemahaman kerja dari pihak rekanan dalam mengusai konstruksi bangunan, serta kuat dugaan adanya Kongkalikong antara pihak rekanan dan pihak PPK maupun PPTK termasuk pengawasan saat itu, seakan menjadi penyebab utama dugaan gagalnya pekerjaan Pembangunan Stadion mini Kota Sungai Penuh ini.

Saat investigasi media sorotupdate.com pada sabtu 11 Juni 2022, terlihat kondisi fisik dari stadion mini Kota Sungai Penuh Pasca pembangunan diakhir 2021 lalu, kini terlihat kian memburuk, pecahan dan keretakan tembok pada stadion mini Kota Sungai Penuh tersebut yang pernah dipertanyakan oleh media ini dahulu, seolah di abaikan dan dibiarkan begitu saja oleh pihak rekanan, PPK, PPTK dan juga konsultan pengawas pada instansi terkait, dan akibat dari semua itu kuat dugaan Stadion mini saat ini tak layak pakai.

Saat mengetahui keadaan Kondisi terkini dari Fisik Stadion mini, tentunya menambah geram dari masyarakat dan kalangan aktivis Kota Sungai Penuh, diantaranya Yoseprizal selaku Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Fakta, kepada sorotupdate.com menyampaikan,

“Permasalahan ini sebenarnya sudah kami sampaikan dan beri masukan sejak mulainya pembangunan dilaksanakan dulu, baik kepada pihak rekanan, konsultan pengawas bahkan pemerintahan Kota Sungai Penuh itu sendiri,” Ucapnya.

Baca Berita Lainnya  Pimpin Apel Pagi, Wako Ahmadi Ingatkan ASN Soal Netralitas Menjelang Pemilu

“Tapi sayangnya, masukan yang kami sampaikan tersebut tidak di indahkan dengan baik, dan hasilnya sekarang tampak jelas di dua lokasi stadion mini Kota Sungai penuh ini sangat memprihatinkan dan kami duga tak layak pakai,” Bebernya.

Ia menambahkan, “kalau seperti ini kan masyarakat juga yang rugi, ulah kelalaaian pihak terkait, seharusnya masyarakat bisa melihat dan menikmati keindahan dan kemegahan dari Stadion mini tersebut yang telah menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah, tapi malah melihat penampakan usang dan kondisi fisik yang kian hari kian memburuk”.

“Dan ingat, untuk pihak pelaksana baik itu rekanan, konsultan pengawas bahkan Dinas pemuda Olahraga Kota Sungai Penuh selaku instansi yang bertanggung jawab atas pekerjaan ini, jangan merasa senang dan tenang dulu, meski pekerjaan anda ini telah selesai dikerjakan pada akhir tahun 2021 lalu, tapi untuk pekerjaan kami masih belum selesai dalam mengusut tuntas atas dugaan gagalnya pekerjaan konstruksi Stadion mini ini, hingga kini kami masih memproses dan melengkapi data serta fakta terbaru terkait kondisi fisik Stadion mini ini, dan insyaallah dalam waktu dekat akan ada pemanggilan terhadap anda yang terlibat didalamnya.” Pungkas Ketua Umum LSM Fakta. (Rky)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resize text